Saturday, June 1, 2013
Cara membuat nomor halaman yang berbeda (MS.WORD)
Pada halaman berikutnya Anda sudah bisa membuat penomoran sesuka Anda tanpa sama format penomorannya dengan halaman sebelum di break. Selamat Mencoba!
Tuesday, June 5, 2012
Kisah Nabi Musa a.s Dengan Seekor Burung elang
Pada suatu hari Nabi Musa a.s. telah keluar dan pergi berjalan-jalan bersama dengan Yusa' bin Nun , tiba-tiba ada seekor burung putih yang hinggap pada bahu Nabi Musa a.s.
Burung itu berkata : "Wahai Nabi Allah lindungilah aku dari suatu pembunuhan pada hari ini".
Nabi Musa a.s bertanya : "Dari siapa?"
Jawab burung itu : "Dari burung helang yang mahu memakan aku."
Burung itu lalu masuk kelengan baju Nabi Musa a.s dan tidak berapa lama datanglah burung helang terbang menghadap Nabi Musa a.s dan berkata
Burung helang berkata : "Hai Nabi Musa, janganlah engkau menghalangi aku dari buruanku."
Nabi Musa berkata : "Aku akan menyembelih seekor kambingku untukmu sebagai gantinya."
Jawab burung helang : "Daging kambing tidak sesuai bagiku."
Selanjutnya burung helang itu berkata : "Sebagai ganti, aku ingin makan dua biji matamu sebagai ganti."
Jawab Nabi Musa a.s : "Baiklah kalau demikian."
Kemudian Nabi Musa a.s tidur menelentang dan datanglah burung helang itu hinggap di dada Nabi Musa a.s dan hendak mematuk dua matanya dengan paruhnya.
Melihat yang demikian ini Yusa' bin Nun berkata : "Wahai Nabi Allah, apakah engkau menganggap mudah dua mata engkau, hanya dalam urusan burung ini sahaja?"
Maka burung itu terbang dari lengan baju Nabi Musa a.s dan helang pun mengejarnya. Akhirnya kedua-dua burung itu kembali menghadap kepada Nabi Musa a.s seraya berkatalah seekor dari antara keduanya : "Aku sebenarnya adalah malaikat Jibril dan kawanku ini adalah malaikat Mikail. Tuhanmu telah menyuruh kami menguji kepadamu boleh bersabarkah engkau dari qadha' Tuhanmu atau tidak."
Memang kesabaran itu harus dimiliki oleh setiap orang, lebih-lebih lagi orang yang beriman kepada Allah karena memang orang yang beriman tidaklah akan dibiarkan begitu saja setelah ia menyatakan beriman kepada Allah, melainkan ia harus melalui ujian atau cobaan pula.
Rasulullah s.a.w bersabda bahwa sabar itu ada tiga:
- Sabar terhadap bencana.
- Sabar berlaku taat.
- Sabar menjauhi perbuatan durhaka.
Barangsiapa sabar terhadap bencana, maka dicatat baginya tiga ratus derajat yang jaraknya jauh antara tiap-tiap dua derajat seperti jauhnya antara langit dan bumi.
Barangsiapa sabar berlaku taat, maka dicatatkan baginya enam ratus derajat yang jarak jauhnya antara dua derajat seperti jarak jauh antara permukaan bumi yang paling atas dengan dasar bumi yang ketujuh.
Barangsiapa sabar menjauhi perbuatan durhaka, maka dicatatkan baginya sembilan ratus derajat, yang jaraknya jauh antara tiap-tiap dua derajat seperti jarak jauhnya antara Arsy dengan bumi."
Referensi :
- http://zharifalimin.blogspot.com/2011/11/kisah-nabi-musa-as-dengan-seekor-burung.html
Friday, May 25, 2012
Pancasila Rumah Kita
Pemahaman Nasionalisme yang berkurang
Di saat negara membutuhkan soliditas dan persatuan hingga sikap gotong royong, sebagian kecil masyarakat terutama justru yang ada di perkotaan justru lebih mengutamakan kelompoknya, golonganya bahkan negara lain dibandingkan kepentingan negaranya. Untuk itu sebaiknya setiap komponen masyarakat saling berinterospeksi diri untuk dikemudian bersatu bahu membahu membawa bangsa ini dari keterpurukan dan krisis multidimensi.
Pemahaman dan Pelanggaran terhadap Pancasila saat ini
- Artinya Ideologi Pancasila merupakan dasar negara yang mengakui dan mengagungkan keberadaan agama dalam pemerintahan. Sehingga kita sebagai warga negara Indonesia tidak perlu meragukan konsistensi atas Ideologi Pancasila terhadap agama. Tidak perlu berusaha mengganti ideologi Pancasila dengan ideologi berbasis agama dengan alasan bahwa ideologi Pancasila bukan ideologi beragama. Ideologi Pancasila adalah ideologi beragama.
- Sesama umat beragama seharusnya kita saling tolong menolong. Tidak perlu melakukan permusuhan ataupun diskriminasi terhadap umat yang berbeda agama, berbeda keyakinan maupun berbeda adat istiadat.
- Hanya karena merasa berasal dari agama mayoritas tidak seharusnya kita merendahkan umat yang berbeda agama ataupun membuat aturan yang secara langsung dan tidak langsung memaksakan aturan agama yang dianut atau standar agama tertentu kepada pemeluk agama lainya dengan dalih moralitas.
- Hendaknya kita tidak menggunakan standar sebuah agama tertentu untuk dijadikan tolak ukur nilai moralitas bangsa Indonesia. Sesungguhnya tidak ada agama yang salah dan mengajarkan permusuhan.
- Agama yang diakui di Indonesia ada 5, yaitu Islam, Kristen, Katolik, Budha dan Hindu.
- Sebuah kesalahan fatal bila menjadikan salah satu agama sebagai standar tolak ukur benar salah dan moralitas bangsa. Karena akan terjadi chaos dan timbul gesekan antar agama. kalaupun penggunaan dasar agama haruslah mengakomodir standar dari Islam, Kristen, Katolik, Budha dan Hindu bukan berdasarkan salah satu agama entah agama mayoritas ataupun minoritas.
Referensi :
- http://ideologipancasila.wordpress.com/
- http://malesbanget.com/2011/08/kado-mbdc-buat-17an/
Wednesday, May 23, 2012
7 Tips dan Trik Sukses Berkencan Dari Para Ilmuwan yang Telah Teruji
Berikut ini beberapa tips kencan ala ilmuwan yang telah mereka uji di laboratorium, dikutip dari Datingtips dan Guardian.
Buat diri Anda hangat
Salah satu studi yang dilakukan di University of Colorado di Boulder menunjukkan suhu akan mempengaruhi bagaimana Anda menilai kepribadian teman kencan atau sebaliknya.
Dalam salah satu eksperimen, peserta yang memegang secangkir teh panas lebih mungkin dinilai teman kencannya sebagai seseorang yang memiliki kepribadian hangat dibandingkan dengan mereka yang memegang segelas es kopi.
Bicara di telinga kanannya
Salah satu penelitian yang dilakukan oleh dua psikolog Italia menunjukkan bahwa seseorang, baik pria atau wanita, yang menerima ucapan melalui telinga kanan, mereka cenderung lebih mudah memproses informasi itu dan mau menerimanya.
Memutar musik yang tepat
Telah terbukti dalam salah satu penelitian yang dilakukan psikolog Perancis bahwa wanita yang telah mendengarkan lagu-lagu dengan lirik romantis, lebih mungkin untuk memberikan nomor telepon mereka ke pria dibandingkan dengan mereka yang hanya mendengarkan lagu-lagu biasa.
Jadi, ketika Anda berkencan, kondisikan lagu yang diputar betul-betul baik dan tepat, mengingat lagu ikut berperan dalam mengatur suasana hati pendengarnya.
Manfaatkan rasa takut
Pernahkah bertanya-tanya mengapa orang mengatakan bahwa menonton film horor merupakan cara bagus untuk berkencan? Sekelompok psikolog dari University of British Columbia mempelajari daya tarik manusia menggunakan dua jembatan, jembatan gantung yang bergoyang dan satu lagi jembatan yang amat kokoh.
Hasil studi menunjukkan bahwa pria yang melintasi jembatan yang bergoyang-goyang lebih cenderung untuk mencoba mendekati seorang wanita berdiri di ujung jembatan, dibandingkan pria yang menyeberangi jembatan yang kokoh.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pria tampaknya salah dalam mengerti rasa cemas mereka, sebaliknya kecemasan atau ketakutan sebenarnya bisa menjadi daya tarik seksual tersendiri.
Sembunyikan perasaan Anda
Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Psychological Science, sebuah jurnal dari Association for Psychological Science menemukan, wanita lebih tertarik pada seorang pria ketika dia tidak yakin dengan perasaan pria tersebut padanya (ambigu).
Jadi, ketika Anda kencan, sebaiknya jangan terlalu terbuka, sebaliknya biarkan si dia menebak-nebak dulu, karena kebanyakan wanita akan kepincut dengan pria macam ini.
Kelompok kecil
Dalam studi lain dalam Psychological Science, seseorang cenderung memutuskan untuk memilih teman kencan dengan orang yang selama ini telah berhubungan dengannya atau dalam kelompok kecil yang selama ini dilibati. Misalnya, kelompok di gereja, sekolah, atau lingkungan.
Pakailah pakaian warna merah
Dalam salah satu penelitian di tahun 2008 di University of Rochester, pria dan wanita memiliki ketertarikan khusus dengan orang-orang yang mengenakan busana merah.
Para peneliti menunjukkan bahwa warna merah "berfungsi sebagai afrodisiak (bahan peningkat libido) bagi pria karena membawa makna seks dan percintaan."
Sementara itu, bagi kebanyakan wanita, pria yang memakai merah atau berdiri di depan latar belakang merah, bisa diartikan pria ini mempunyai status sosial dan ekonomi yang lebih tinggi.
Friday, January 21, 2011
Age of Awesome Deception
Now this is 'Seen' and 'Reality' are both opposing each other. The ads on television, food products and beverages, clothing, cosmetics, and so forth. Give us the information that looks good but in reality all they were false and inconsistent with reality.
I take an example of such a food product from ads illustrate that by consuming these foods our bodies to be strong like a tiger.
Did you know the ingredients are natural food makers?,
What is healthy for our bodies?,
whether it is appropriate with the fact that when we eat we become stronger! (Like the tiger he said)?
children/Brother have been fooled by commercial advertisements like that, we as a party that is more mature and understand this issue should notify, we must teaches children/brother to follow a healthy diet, eat from the source natural-resource. That parents should give good example to the young, and the young must take the positive from the old behavior.
Tuesday, December 7, 2010
Overcoming Religious Intolerance
and limited mental capabilities
but we live in a universe of knowledge is not limited
of truth that is not limited
some of us use its capability to find ..
to understand ..
but due to our limited capacity, we must understand, that our conclusions
merely a perception of "our journey"
none of us have the perfect truth ..
rather, each one of us has a perception of truth ..
and because the supreme creator is knowledge, the existence and the infinite wisdom
we can not understand it fully ..
even if we fight each other about who was right perspective ..
take "ocean" as an example ..
if the oceans represent the absolute truth ..
we only have one cup to be filled ..
That's our capacity ..
so, no matter how much we fill our cups, it remains a limited sample of the "ocean" ..
Now imagine, people around the world fighting about who's the best cup,
and why every cup is the right perspective of the "ocean" ..
when in fact, none of us have a perfect ocean in our cup ..
and this is our condition, in relation to the truth, god and religion ..
no one has the right to judge others, because he believes their point of view
is the absolute truth
This perception is only sheer ..
some of them may be more accurate than the other,
and some add toxins into their cups, but no one holds the absolute truth
This is why, very important for you to build a "trip" itself ..
you own that fills your cup ..
while to understand and accept the fact, that someone else has a different cup ..
which are all derived from the same ocean ..
and judgments is the power of god
as humans, we have been created with a different mentality, enabling us to build
opinions, different goals and understanding ..
there are lessons to different intellect that ..
then why most of us are determined to establish one type or one way of thinking? ..
why do we continue to fight against those who disagree with us? ..
rather than fight about our differences, we should allow our religion
to make us better human beings.
It starts from ourselves
to reform the world, we must learn to improve the condition, character and deeds ..
to do so effectively, we must learn to be honest to ourselves ..
with hope, can recognize the intention of ourselves, and trying to purify it ..
because we will be judged according to motivation and our intentions ..
so we must understand the forces driving us, and learn to master it ..
intentions and our actions are built with a certain emotion ..
we are driven by emotions such as:
passion / desire
faith / belief
love / affection
enthusiasm / passion
mercy
hope
or emotions such as:
hatred
envy / jealousy
greed
revenge
jealous
anger
fear
and this applies to every thought, intention, purpose or action that we do ..
its simple ..
when we learn to build our goals and intentions
to positive emotions, then we heal our world ..
and when we build it with (emotion) is negative, then we kill our world ..
Our world needs love, understanding, confidence, compassion over again ..
enthusiasm, hope, romance, passion over again ..
if we start treating each other with a force driving it ..
and learn to improve ourselves, to stay away from negative driving force
then we can be a positive example of our religions ..
And just imagine, what could be done was for world peace ..
we must accept and embrace all our differences, because our differences were
that makes us human ..
However, whatever we believe, or where we came from, we all share a basic moral principle ..
That's common ground that we must build together ..
"Thou shalt not avenge, and thou shalt not bear a grudge against the people your countrymen,love your neighbor as you love yourself" Torah (19:18)
"Treat others as you would expect they will treat you" Jesus
"Do not hurt people, as it will hurt you" Udana Vargo (5:18)
"This is the conclusion of the dharma (duty), do not do something to someone else who will make you sick if it is done unto you" Mahabharata (5:1517)
"Do not treat others, who will make you angry if it is done unto you" Socrates
"No one among you who will be a believer, to expect for his brother what to expect for himself " Prophet Muhammad
Some truths differ from one intersection.
Thursday, October 21, 2010
4 Isu Etika Era Informasi
-kegiatan/kondisi seseorang. Demi keamanan privasi seseorang boleh dibuka/diawasi.
Accuracy :
-keakuratan informasi, sedikit saja informasinya salah dapat berdampak besar terhadap suatu kondisi.
Property:
-suatu informasi memiliki harga tertentu untuk memproduksinya. Sekali diproduksi secara digital, maka ia mudah direproduksi dan didistribusikan tanpa merusak produk aslinya.
Accessibility :
-informasi yang dapat diperoleh seseorang dalam kondisi apapun.
Wednesday, October 20, 2010
“Etika Profesi dalam dunia IT”
Banyak profesi dalam dunia IT salah satunya adalah profesi sebagai seorang ‘programmer’ . Profesi tersebut terbagi dalam beberapa bidang, yaitu:
1. Programmer
Programmer adalah individu yang bertugas dalam hal rincian implementasi, pengemasan, dan modifikasi algoritma serta struktur data, dituliskan dalam sebuah bahasa pemrograman tertentu. Deskripsi pekerjaan:
a) Menulis program(coding) dengan menggunakan bahasa pemrograman tertentu (VB, VB.NET, Java).
b) Memahami konsep basis data
c) Mampu mengoperasikan aplikasi basis data
d) Melakukan pengujian terhadap aplikasi program
e) Melakukan analisis terhadap aplikasi program
f) Melakukan riset, desain, dokumentasi dan modifikasi aplikasi program
g) Melakukan analisis dan memperbaiki kerusakan(error) pada software dengan tepat dan cara yang akurat.
h) Menyediakan status laporan aplikasi yang diperlukan.
2. Database Programmer
Programmer yang menguasai perancangan dan pemrograman database menggunakan aplikasi Ms.Access dan Ms. Sql server atau PL/SQL dan oracle form developer 10g.
3. Web Programmer
Programmer yang menguasai pengembangan aplikasi web berbasis HTML dan ASP.NET atau aplikasi web berbasis HTML dan J2EE serta struts framework atau aplikasi web berbasis MySQL dan PHP.
4. Multimedia Programmer
Programmer yang menguasai penggunaan teknologi dan pengembangan aplikasi berbasis multimedia.
5. Embedded Programmer
Programmer yang menguasai arsitektur sistem mikroprosesor, dan interfacing dan pemrograman embedded.
KODE ETIK PROGRAMMER
Programmer komputer membutuhkan sebuah kode etik, dan kebanyakan dari kode-kode etik ini disadur berdasarkan kode etik yang kini digunakan oleh perkumpulan programmer internasional.
Kode etik seorang programmer adalah sebagai berikut :
1) Seorang programmer tidak boleh membuat atau mendistribusikan malware
2) Seorang programmer tidak boleh menulis kode yang sulit diikuti dengan sengaja
3) Seorang programmer tidak boleh menulis dokumentasi yang dengan sengaja untuk membingungkan atau tidak akurat
4) Seorang programmer tidak boleh menggunakan ulang kode dengan hak cipta kecuali telah membeli atau meminta ijin.
5) Tidak boleh mencari keuntungan tambahan dari proyek yang didanai oleh pihak kedua tanpa ijin.
6) Tidak boleh mencuri software khususnya development tools.
7) Tidak boleh menerima dana tambahan dari berbagai pihak eksternal dalam suatu proyek secara bersamaan kecuali mendapat ijin.
8) Tidak boleh menulis kode yang dengan sengaja menjatuhkan kode programmer lain untuk mengambil keunutungan dalam menaikkan status.
9) Tidak boleh membeberkan data-data penting karyawan dalam perusahaan.
10) Tidak boleh memberitahu masalah keuangan pada pekerja dalam pengembangan suatu proyek.
11) Tidak pernah mengambil keuntungan dari pekerjaan orang lain.
12) Tidak boleh mempermalukan profesinya.
13) Tidak boleh secara asal-asalan menyangkal adanya bug dalam aplikasi.
14) Tidak boleh mengenalkan bug yang ada di dalam software yang nantinya programmer akan mendapatkan keuntungan dalam membetulkan bug.
15) Terus mengikuti pada perkembangan ilmu komputer.
Pada umumnya, programmer harus mematuhi “Golden Rule”: Memperlakukan orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan. Jika semua programmer mematuhi peraturan ini, maka tidak akan ada masalah dalam komunitas.
SIKAP PROGRAMMER TERHADAP KLIEN
1) Mempunyai sikap & kepribadian baik, komunikatif, mudah beradaptasi dengan lingkungan kerja, cetakan dan fleksibel.
2) Mampu bekerja berorientasi jadwal, mengatur pekerjaan multiple project dan berkerja sama dalam team.
3) Membuat kontrak kerja dengan klien.
4) Menyukai dan mengerti dasar-dasar pemrograman.
Wednesday, September 9, 2009
Asas Berpikir
Sebagian besar orang-orang sering menuangkan pikiran nya kedalam bentuk tulisan, perkataan, obrolan, isyarat dan lain sebagainya.
Pikiran yang disampaikan itu tentu beraneka ragam adanya, ada yang kelihatannya bagus dan masuk akal, Ada juga yang kelihatan bagus tapi tidak masuk akal, ada juga yang kelihatannya tidak bagus tapi masuk akal dan ada juga yang tidak bagus dan tidak masuk akal pula
Sekarang bagaimana cara kita untuk membedakan manakah buah pikiran yang bagus dan manakah buah pikiran yang ngaco?
Untuk membedakannya kita bisa menggunakan atau menerapkan patokan-patokan dan hukum-hukum logika yang sudah ada. Hukum, patokan dan rumus logika sering juga disebut dengan Asas Berpikir.
Asas sebagaimana kita ketahui adalah pangkal atau asal dari mana sesuatu itu muncul dan dimengerti, atau bisa juga disebut sebagai pondasinya sesuatu dimana sesuatu itu bermula.
Dalam hal ‘asas pemikiran’ , maka yang disebut dengan asas pemikiran adalah pengetahuan dimana pengetahuan lain muncul dan dimengerti. Kapasitas asas ini bagi kelurusan berpikir adalah mutlak, dan salah benar nya suatu pemikiran tergantung kepada salah benarnya asas-asas ini. Ia adalah dasar daripada pengetahuan dan ilmu.
Asas berpikir itu dapat dibedakan menjadi 3 asas,
Pertama, Asas Identitas (Principium Identitatis) yaitu sebuah patokan dasar yang paling mendasar. Patokan yang dipatok oleh asas identitas mengatakan bahwa segala sesuatu itu adalah dirinya sendiri BUKAN yang lainnya. Contohnya, Jika kita mengakui bahwa sesuatu itu adalah A, maka ia adalah A, bukan B, C, D, ataupun yang lainnya. Identititas A adalah A sendiri.
Kalau kita mengakui nama pacar kita adalah Siti, maka yang dimaksud dengan nama Siti adalah Siti yang menunjukkan identitas seseorang yang menjadi pacar kita itu, bukan Siti yang lainnya dan bukan pula Siti yang isterinya tetangga
Kedua, Asas Non kontradiksi (Principium contradictoris) yaitu sebuah aturan dasar yang mengatakan bahwa pengingkaran sesuatu TIDAK MUNGKIN sekaligus sebagai pengakuan terhadap sesuatu itu. Misal kita mengatakan benda itu BUKAN A, maka tidak mungkin sekaligus kita mengakui benda itu adalah A sebab realitasnya A yang kita maksud adalah A yang sama sebagaimana yang dimaksud oleh Asas Identitas, bahwa segala sesuatu itu adalah dirinya sendiri.
Dengan kata lain bisa dirumuskan bahwa tidak mungkin dua kenyataan yang kontradiksi menyatu secara bersamaan sekaligus dan simultan. Tidak mungkin menyatu realitas kontradiktif sekaligus pada detik yg sama, tertawa sekaligus menangis, pergi sekaligus tidak pergi dan seterusnya. Asas berpikir pada patokan ini mengatakan bahwa “Tidak ada pernyataan yang sekaligus benar dan salah”
Ketiga, Asas penolakan kemungkinan ketiga (Principium exlusi tertii) yaitu sebuah aturan mendasar yang mengatakan bahwa antara pengingkaran dan pengakuan maka kebenaran terletak pada salah satunya. Pengakuan dan pengingkaran merupakan pertentangan mutlak, karena itu disamping tidak mungkin benar keduanya juga bisa dipastikan tidak mungkin salah keduanya. Asas ini menolak kemungkinan ada kebenaran yang ketiga.
